Monday, April 11, 2011

“KAK ANGGA!”, KATA ANGGI





Lima tahun Angga tidak bertemu keluarganya, karena ia harus menyelesaikan sekolah dari beasiswa yang didapatkannya di Jepang. Ia sudah terlalu rindu pada kedua orang tua dan adiknya yang paling ia sayangi, Anggi. Dulu mereka selalu bermain bersama, walaupun selisih umur mereka yang cukup jauh. Angga sangat menyayangi Anggi dan ia pun tak dapat menahan rindu ingin bertemu dengan adik satu-satunya itu.
Akhirnya Angga tiba di bandara. Jantungnya berdebar saat melangkahkan kakinya turun dari pesawat. Keluarganya menyambut dengan bahagia. Kedua orang tuanya segera memeluknya. Pandangan mata Angga langsung tertuju pada gadis kecil dengan rambut hitam terurai.
“Hai, ini pasti Anggi!”, ujar Angga dengan senyum manis memandang wajah adiknya itu. Namun Anggi hanya memandang Angga dengan simpul senyum kecil dan lesung pipi yang terlihat polos tanpa berkata sepatah kata pun. Setibanya dirumah, Anggi langsung masuk kamar dan memeluk boneka Teddy Bear besar kesayangannya. Angga tentu heran melihat hal ini, adiknya sekarang jauh berbeda dengan Anggi yang dulu, yang selalu ceria. Ia menanyakan sikap Anggi pada kedua orang tuanya. “Dua tahun yang lalu Anggi tertabrak mobil ketika ia menyeberang jalan saat pulang sekolah, lukanya sangat parah. Sejak saat itu adikmu mengalami trauma dan tidak dapat bicara.”, ungkap ibu Angga dengan berlinang air mata. Angga sangat sedih mendengar hal itu, tapi ia berusaha untuk tidak menangis, agar hati orang tuanya tetap tegar.
Angga selalu berusaha menghibur dan mengajak Anggi bicara. Namun Anggi selalu diam, memandang, dan melempar senyum pada Angga, sepertinya ia kagum pada kakaknya itu. Setiap pagi Angga selalu mengajak Anggi jalan-jalan. Suatu pagi mereka berjalan-jalan ke taman dan bermain bola. Karena terlalu semangat Anggi melempar bola dengan kerasnya hingga bola tersebut jatuh ke jalan. Angga segera mengambilnya, ia tak menyadari ada mobil yang melaju dibelakangnya. Melihat hal itu dengan spontan Anggi berteriak, “Kak Angga, ada mobil!”. Angga yang mendengar suara adiknya segera menghindari mobil dan menghampiri adiknya. “Anggi kamu bicara?” tanya Angga. “Iya!”,kata Anggi sambil mengangguk dan tersenyum. Angga menangis bahagia lalu memeluk adiknya sudah kembali seperti dulu.(fdillars)

0 comments:

Post a Comment

 
;